Makalah Tentang Harga BBM (2)

Makalah Tentang Harga BBM (1) >>>

gambar : politik.kompasiana.com
Kenaikan harga BBM juga dapat pula dilihat dari perspektif lain yang mau tidak mau berpengaruh  pada kebijakan kenaikkan harga, dan dampaknya juga dapat bersifat positif maupun negatif.

3. Perspektif Dunia Usaha
Dampak kenaikkan harga BBM akan dirasakan dunia usaha terutama sektor non - formal, UKM, dan home industri dengan melambungnya harga bahan baku dan melemahnya daya beli masyarakat, tidak jarang jenis usaha ini akan limbung dan akhirnya mati. Perlu diupayakan bantuan berupa suntikan modal, bantuan pemasaran, kemudahan-kemudahan dalam perizinan ,  keringanan pajak atau kebijakan lain yang dapat dijadikan stimulus dalam pemulihan iklim usaha.
Disisi lain kenaikan harga BBM juga akan berdampak positif bagi sektor usaha formal atau menengah keatas antara lain ;
  • Dunia Usaha mengharapkan hasil pemotongan subsidi BBM sebagian dapat digunakan pemerintah untuk membangun atau memperbaiki infrastruktur seperti jalan dan lain-lain  yang akan dapat memperlancar laju roda usaha atau bisnis.
  • Dampak kenaikan BBM akan memacu masyarakat untuk menciptakan usaha kreatif sebagai usaha sampingan untuk menambal kekurangan biaya hidup sehari-hari, efek domino dari tumbuhnya sektor usaha mikro inilah yang menjadi peluang bagi sektor-sektor usaha menengah keatas dimana permintaan akan barang dan jasa sebagai penunjang usaha mikro ini akan meningkat.
  • Pemotongan subsidi BBM akan menambah cadangan Devisa negara yang akan menjamin liquiditas dan kredibilitas di pasar dunia, hal ini menjadi jaminan dalam transaksi ekport dan import terutama import barang modal atau transfer teknologi yang akan menggairahkan dunia usaha ditanah air.
Namun barangkali pada awal-awal kenaikan pasti akan berat dirasakan oleh sektor dunia usaha terutama yang mengandalkan BBM sebagai motor penggerak utama usaha seperti ;
  • usaha angkutan baik angkutan barang maupun orang yang terpaksa menaikkan ongkos atau tarif angkutan dan akan juga diikuti oleh kenaikan harga-harga bahan pokok sehari-hari. 
  • Pun demikian dengan sektor industri yang menggunakan BBM sebagai bahan bakar pada mesin produksi yang dipakainya.
  • Penurunan daya beli masyarakat akan berdampak pada sektor usaha retail dimana masyarakat akan menunda atau membatalkan pembelian barang yang dianggap tidak terlalu penting.
Gelombang hebat sebagai dampak kenaikan harga BBM ini akan dirasakan setidaknya 6 bulan sampai masyarakat maupun pelaku usaha mulai terbiasa dengan kondisi pasca kenaikan harga BBM tersebut.

4. Perspektif Politik
Mau tidak mau, enak atau tidak enak, sadar atau tidak sadar isu kenaikan harga BBM ini menjadi isu politik yang menjadi santapan hangat berbagai kalangan yang berseberangan dengan penguasa sang pengambil kebijakan. Istilah Kebijakan Populer dan kebijakan tidak populer seolah dijadikan bargain politik yang kental dengan upaya sikut menyikut, jatuh menjatuhkan ataupun tebar pesona maupun politik pencitraan.
Kebijakan menaikan harga minyak ini bukanlah kebijakan yang mudah untuk diputuskan dengan pertimbangan sebagai berikut :
  • Memutuskan untuk menaikan harga BBM dengan konsekuensi hujatan dari masyarakat atau pihak-pihak lain yang berseberangan, kekhawatiran anjloknya perolehan suara pada saat Pemilu dll.
  • Memutuskan untuk tidak menaikan harga BBM dengan konsekuensi jebolnya keuangan negara meskipun akan disanjung-sanjung dan dipuja sebagai pemerintah yang mengeluarkan kebijakan populer.
  • Pemikiran dan perhitungan yang cermat apakah memang harga BBM harus dinaikan atau terdapat alternatif lain yang dapat ditempuh dalam rangka penyelamatan keuangan negara selain menaikkan harga BBM.
Tidak dapat pula dipungkiri kebijakan kenaikan harga BBM ini terutama kebijakan untuk memberikan stimulus kepada masyarakat dalam menghadapi dampak kenaikan harga BBM ini kental dengan nuansa politis, namun semuanya kembali kepada itikad baik serta kesungguhan dalam rangka penyelamatan keuangan negara dari keterpurukan yang disertai upaya-upaya produktif guna menekan dampak negatif yang timbul akibat kenaikan harga BBM ini. Bagaimanapun nasib rakyat sebagai pemilik yang sah dari negara ini adalah hal paling dan harus diperjuangkan agar kehidupannya menjadi lebih baik, tanpa mengedepankan ego pribadi serta pencitraan. Apabila opsi menaikan harga BBM adalah opsi yang diambil sebagai kebijakan penyelamatan keuangan negara satu-satunya, mudah-mudahan kesulitan-kesulitan yang mungkin akan timbul sebagai dampaknya akan bisa kita hadapi dan selesaikan secara baik dan tidak membuat kita melempar handuk.


No comments: