Bahan Baku Handuk

Benang -
 sumber : ceritahujancandella.blogspot.com
Seperti telah dibahas di post sebelumnya, bahan baku pembuatan handuk adalah benang/yarn, maka dalam post ini saya akan coba bahas mengenai spesifikasi benang.
Handuk yang baik selain memiliki aspek klinis dan higienis serta kombinasi warna yang sesuai suasana hati pengguna, juga harus memiliki kelembutan, kenyamanan dan daya serap air yang baik sehingga dapat mengeringkan badan secara maksimal. Aspek ini didapat dari bahan baku yang digunakan dalam prose produksi handuk.
Pada handuk-handuk tertentu biasanya menggunakan bahan dasar benang dari 100 % serat alami yaitu kapas/cotton dengan jenis Cotton Carded atau Cotton Combed. Perbedaan dari 2 jenis benang cotton tersebut yaitu dalam proses produksi di pabrik pemintalan, yaitu :

Cotton Carded

Seperti namanya, Cotton Carded diproduksi dengan menggunakan mesin carding dimana serat kapas diatur arah seratnya sehingga memiliki arah yang sama, namun dalam tahap ini, benang yang dihasikan masih berbulu karena memiliki serat-serat kapas yang pendek dan harus melalui proses tambahan.

Cotton Combed

Untuk menghilangkan bulu-bulu atau serat-serat pendek pada benang, proses dari Carding dilanjutkan ke proses Combing dimana di mesin ini serat-serat pendek yang belum dibuang secara optimal di mesin sebelumya dibuang sehingga menghasilkan  benang yang halus, lembut dan memilili strength yang kuat. Karena melalui setidaknya 2 tahap proses produksi, harga benang combed ini lebih mahal dari benang carded, namun handuk yang berbahan dasar benang cotton combed akan lebih bagus, lembut dan berkualitas tinggi.

Suatu saat kita mungkin mendapati handuk dengan label bahan baku Cotton 10's, Cotton 20's, Cotton 16's dst. Sehingga timbul pertanyaan tentang pengertian benang-benang dengan spesifikasi tersebut.
Disini akan saya coba bahas mengenai arti dari Cotton 10's, cotton 20's tersebut.

Cotton, seperti namanya, pengertian cotton dalam bahasa Indonesia artinya kapas, benang cotton adalah benang yang 100 % terbuat dari serat kapas alami dan bukan syntetic.
10's, 20's dst, adalah penomoran benang yang melambangkan besar dan kecilnya benang yang hasil kan dari proses spinning. 10's artinya proses spin kapas sebanyak 10x  setiap inch sehingga benang akan lebih besar dari cotton 20's yang diproses 20x spin setiap inch. sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin besar nomor benang, maka semakin kecil fisik benangnya.
Untuk mengetahui nomor benang, terdapat formula untuk menghitungnya yaitu sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui nomor benang dengan satuan penyebut "s" mis. cotton 10's

B   =    P / (N x U)
P   =    B x N x U
N  =    P / (B x U)
Dimana 
B = berat benang  (satuan Lbs)
P = Panjang benang (satuan yards)
N = Nomor benang (satuan Ne 1s)
U = Standard hank (satuan Yards/Lbs) = 840

> 1 lbs = 453.6 gr
> 1 kg = 1.000 gr
> 1 meter = 100 cm
> 1 Inch = 2.54 cm
> 1 Yards = 91.44 cm

Contoh :

Apabila kita menemukan benang dan kita ingin mengetahui nomor benangnya, maka ambil dari benang tersebut sepanjang 100 meter kemudian timbang, perhitungannya sebagai  berikut :

P = 100 meter = 109.36 yards
B = (mis. 2,953 gram)

N  =    P / (B x U)
N  =  109.36/(2,953 x 840) x 453.6
N  =  19.9981 dibulatkan menjadi 20

Jadi benang yang kita temukan itu bernomor 20's  mis. cotton 20's


1 comment:

Un-Souled said...

handuk bagus pake bahannya microfiber gan.. nih penjelasan microfibernya Penjelasan Microfiber